Rabu, 29 November 2017

Apakah Terlalu Banyak Minum Kopi Membuat Kita Bodoh!!!

Apakah Terlalu Banyak Minum Kopi Membuat Kita Bodoh!!!
Dari semua hal yang dapat dilakukan oleh kopi, mulai dari menurunkan resiko penyakit jantung hingga sesederhana membuat bahagia, muncul fakta terbaru yang mengejutkan. Penelitian terbaru menyimpulkan bahwa semakin banyak minum kopi dapat membuat kamu semakin bodoh.

Baik. Mari kita coba dulu pahami apa penyebabnya.
Kesimpulan itu diambil atas dasar sebuah penelitian yang dilakukan oleh Best Mattress Brand yang menganalisa 1.000 mahasiswa di AS. Setelah meneliti pola konsumsi kopi anak-anak kuliahan ini ditemukan fakta bahwa mahasiswa yang sama sekali tidak minum kopi memiliki nilai IPK 3,43. Sementara, mahasiswa yang mengkonsumsi dua cangkir kopi setiap harinya mendapat nilai IPK 3,39 dan bagi mereka yang minum hingga lima cangkir kopi per hari hanya mendapat nilai IPK 3,28.

Kabarnya, kafein yang terkandung di dalam kopi sebagai penyebabnya. Menurut penelitian tersebut, meski kopi memberi kita efek “bangun” saat memulai hari, kopi jugalah yang membuat kualitas tidur kita menurun pada akhirnya. Kualitas tidur yang rendah ini kemudian berdampak pada menurunnya kemampuan ingatan jangka panjang.
Terbukti, mahasiswa yang minum kopi dua cangkir atau lebih per harinya rata-rata hanya tidur lima hingga enam jam setiap malam. Semakin sedikit waktu tidur maka nilai IPK para mahasiswa ini cenderung lebih rendah. Setidaknya, menurut penelitian ini.
Lalu apa kabar dengan Thomas Edison?

Orang yang menerangi kehidupan malam para manusia urban dengan bola lampu ciptaannya ini justru menolak untuk tidur berlama-lama. Demi terus produktif menciptakan teknologi yang kini mampu memudahkan kehidupan modern. Bola lampu ciptaannya seakan menggemakan pesan bahwa tak ada matahari bukan berarti aktifitas kehidupan harus terhenti.

“Kita selalu mendengar orang bicara tentang ‘kehilangan waktu tidur’ sebagai bencana,” Thomas Edison menulis dalam sebuah surat pada tahun 1921. “Mereka lebih baik menyebutnya kehilangan waktu, kekuatan, dan kesempatan.”
Jika bicara soal kopi, tidur, dan tingkat kecerdasan mungkin kita harus mengangkat nama lain.

Presiden ke-26 Amerika Serikat, sekaligus termuda sepanjang sejarah, Theodore Rooselvelt bahkan mengkonsumsi satu galon kopi sehari. Baik, mungkin ini berlebihan. Namun, dikisahkan oleh sang anak bahwa cangkir kopi ayahnya digambarkan seperti, “lebih pantas disebut bathtub.”

Yha. Maka ungkapan ‘segalon’ rasanya tidak terlalu berlebihan.
Kebiasaan ngopi segalon Presiden Roosevelt nyatanya tak mencegah beliau menjadi warga Amerika pertama yang mendapatkan hadiah Nobel pada tahun 1906. Penghargaan ini diberikan berkat kegigihannya dalam mencapai perdamaian antara Rusia dan Jepang dalam perang merebut kekuasaan di Manchuria dan Korea. Pada 5 September 1905, Presiden Roosevelt berhasil membuat kedua negara berseteru ini menandatangani Perjanjian Portsmouth.

Untuk info tentang CATERING, kami menyediakan beberapa paket catering murah seperti paketprasmanan rumah dan gedung,menu spesial joglo/gubugpaket aqiqohaneka nasi kotakpaket coffee breakpaket manten , Alamat Kantor : Jl Raya Bohar no 32 Wage-Aloha Sidoarjo(Samping apotik bohar & depan perum royal regency wage)
Firmansyah : No. Kantor : 0813.3289.5354, Hp : 0857.0601.2354 & 0877.5262.9357


Tidak ada komentar:

Posting Komentar